:
Showing posts with label TUTORIAL AUTOCAD BASIC. Show all posts
Showing posts with label TUTORIAL AUTOCAD BASIC. Show all posts

Friday, January 3, 2014

Membuat template gambar Autocad 2010 ~ ( Lanjutan )

 Untuk settingan template autocad selanjutnya adalah sebagai berikut.
-    Tahap setting format text , caranya dari menu “Format”  klik  Font Style , edit jenis fontnya di Font name misal swist 721 , edit juga hight  menjadi 2,5 . Ingat bahwa standar ukuran scale 1:1 umunya menggunakan Hight =2,5 . kemudian klik “ Apply”

-    Selanjutnya kita akan  setting pada format dimension, caranya : dari command line : ketik D  enter, masuk kotak dialog klik “modify”, selanjutnya ikuti petunjuk gambar untuk settingan standarnya.




Note :
-    Pada umumnya jika menggunakan scale  1:1 kertas A4 , ukuran arrowhead adalah 2,5. Bentuk arrowhead bisa menggunakan bentuk yang lain seperti dot dan lain sebagainya. Pada menu FIT  user over all scale  masukan angka 1  karena template yang akan dibuat adalah menggunakan scale 1:1. Kemudian pada primary units adalah untuk pengaturan digit angka decimal. Sehingga digit dibelakang angka yang akan ditampilkan bisa diatur pada setingan primary units.

-    Setelah dirasa sudah cukup betuk format templatenya.
-    Tekan CTRL+S    untuk simpan templatenya , tentukan folder dimana file akan disimpan (No.1), ketik nama filenya (2), pilih extensi .dwt ( No.3), lalu save (No. 4 )
-     Perhatikan gambar dibawah ini :


Cara membuat template sudah selesai, sekarang kita pelajari juga membuat 1 buat template untuk berbagai scale template gambar sesuai yang kita inginkan.

Bagaimana caranya ..?   

Caranya mudah dan tidak begitu sulit, disini kita hanya menambahkan sub format text dan sub format dimensinya. Setelah kedua sub format tersebut dibuat, kita tinggal men-scale template yang sudah jadi. Misal : kita akan memakai scala 1:4, nah sebelumnya kita siapkan dulu subformat text dan dimensinya untuk scale 1:4. Kemudian  kita scale template gambarnya menjadi 4x lebih besar. Selanjutnya aktifkan format scale tersebut sehingga apa yang kita gambar secara otomatis akan mengikuti format scala yang kita pilih.

Cara menambah sub format Text dan sub format dimensi dalam 1 scala template.
-    Dari command line : ketik ST lalu enter, klik New, ketik nama file scalanya.. klik OK, kemudian setting Hight fontnya menjadi 4x   yaitu 2.5 x 4 = 10, selanjutnya klik Close.



-    Dari command line : ketik D lalu enter, 

Karena sebelumnya sudah pernah setting pada scale 1:1 maka untuk settingan pada scala 1:4  kita hanya merubah di menu FIT ...gantilah menjadi angka 4. Jadi ketika menggunakan template scale 1:4  cukup aktifkan saja pada pilihan scale 1:4. Lihat gambar dibawah ini.




Selesai..


                                                                     #  Back  #

Membuat template gambar Autocad 2010 (Make drawing template for Autocad)

Template gambar merupakan suatu bidang/format/kop gambar yang akan digunakan untuk menggambar yang sudah disesuaikan  dengan estimasi ukuran gambar yang dibuat. Sebagai bayangan pemakaian template yang tepat bisa  kita ambil contoh menggambar sebuah pena/pensil. Karena sebuah pensil jika di gambar dengan scale 1:1 (ukuran sebenarnya) akan tepat masuk ke area kertas A4 baik dari tampak depan, samping maupun atas, jadi template gambar yang pas untuk menggambar sebuah pena/pensil adalah A4 scale 1:1. Untuk menggambar benda yang ukurannya lebih besar maka kita bisa coba untuk melakukan perbandingan scale, yaitu dengan dimasukkan ke template ukuran berbeda-beda  sampai ditemukan ukuran template scale yang pas. File template mempunyai extensi file tersendiri yaitu *.dwt . 

Ketika file template dibuka untuk memulai menggambar maka secara otomatis saat akan disimpan sebagai file gambar akan berubah menjadi file extensi  *.dwg. Dengan begitu file  template yang sudah dibuat tidak akan berubah oleh gambar baru yang sudah kita buat. Di dalam autocad sebenarnya sudah terdapat beberapa file template namun kita tidak tahu scale yang dipakai. Dari pada kita mengatur setingan baru maka lebih baik kita persiapkan dengan membuat template sendiri. Untuk membuat template autocad   ada 2 cara. Cara pertama adalah dengan perintah “limits” ( tidak pakai tanda petik) dengan ketik langsung di command line. Cara kedua dengan membuat pola ukuran kertas terlebih dahulu kemudian disimpan dengan nama file extensi *.dwt. Dengan perintah limits mungkin terlalu ribet, nah untuk mudahnya kita pakai cara yang kedua karena pada intinya bisa digunakan sebagai template gambar.
Cara membuat template autocad  ( All version 2000 ~ Up )
-    Ketika pertama kali membuka autocad pasti otomatis langsung ke tampilan posisi siap menggambar.
-    Buatlah kotak sebagai pola ukuran bidang kertas, sebagai permulaan pakailah ukuran kertas A4 scale 1:1.
-    Caranya : dari command line ketik Rec  lalu enter.
-    Klik kiri mouse di area bebas
-    Lalu  pada baris command line  muncul “Specify other corner point or [Area/Dimensions/Rotation]: ”
-    Ketik @270,180   lalu enter.
Note:
 Ukuran kertas A4 adalah 297 x 210 mm , dipotong area masing-masing 2 x sisi tepi 15 mm maka kurang lebih area gambarnya (297-30) x (210-30) menjadi  270 x 180. 

-    Kemudian zoom agar tampilan kotaknya terlihat semua.
-    Lengkapilah kolom tabel untuk data label template seperti : project gambar, drawer, scale , title, customer, date , dan sebagainya yang sekiranya menurut anda sudah cukup. Untuk membuat tabel kolom tersebut gunakan perintah copy, offset, dtext, move , trim, extend.

---------- bersambung ---


.


Monday, December 23, 2013

CARA (2) ~ PRINT GAMBAR DI AUTOCAD 2010 ~ ( WAY TO PRINT DRAWING AUTOCAD )

Setelah kita selesai menggambar dengan lengkap baik dari segi pemberian dimensi, keterangan dan lain sebagaiannya, untuk melihat hasilnya adalah dengan cara diprint pada kertas sesuai dengan ukuran kertas yang sesuai dengan template gambar yang digunakan. Berdasarkan pengalaman pribadi, kesalahan-kesalahan yang terjadi kadang bisa langsung ditemukan ketika gambar sudah diprint out. Kenapa bisa begitu..? sebenarnya  banyak sekali faktor “X” yang memungkinkan hal ini terjadi. Mungkin karena sudah terlalu capek menggambar dikarenakan lembur dan sebagainya sehingga mengakibatkan mata lelah. Dengan kondisi seperti itu maka ketika mata kita  dipaksakan untuk mengecek kembali hasil gambar yang hanya dilihat langsung pada tampilan monitor terkadang ada saja yang terlewati kesalahan-kesalah baik kecil maupun besar. Memang mata kita akan terasa lebih fresh jika langsung melihat gambar yang sudah dicetak pada kertas.  Untuk ukuran kertas kalangan umum biasanya menggunakan kertas A4 atau A3. Sedangkan untuk ukuran A0 jarang sekali dipakai kalau tidak perlu sekali. Biasanya yang sering menggunakan kertas ukuran A0 adalah untuk gambar gedung-gedung yang besar atau lebih tepatnya untuk gambar general arsitektur. Dengan begitu ukuran detail gambar bisa terlihat dengan jelas saat digunakan buat presentasi.
Oke, biar tidak berkepanjangan intermesonya sekarang akan saya uraikan cara print gambar di autocad dengan cara yang mudah dan sederhana. Kebetulan sekali banyak teman yang masih bingung dan belum paham bagaimana cara mengeprint gambar di autocad. Padahal mereka sudah ada buku panduan dan tutorial dari berbagai macam media tapi tetap saja masih bingung. Untuk cara yang kedua ini menggunakan settingan pada menu “Page Setup Manager”. Yaitu dengan Klik menu File , pilih “Page Setup manager”.  Setelah muncul dialog page setuonya , Klik new ( No.3)

-    Kemudian masuk ke “New page Setup”, ketik nama setupnya misalnya: gambar Flange (1)
-    Lalu klik OK.

-    Selanjutnya akan masuk ke menu seting plot, Perhatikan bahwa No. 6  sudah tertera nama setupnya. Nama setup ini yang nantinya akan dipakai untuk proses print gambar.

- Lakukan setingan sesuai urutan pada tutorial cara (1) print gambar di autocad.
- Setelah itu klik OK
-Selanjutnya akan masuk ke dialog page setup lagi , Klik gambar Flange , set current ,
 lalu klik Close.


- Untuk mengeprintnya , Tekan CTRL + P   , perhatikan pada bagian pada setup name apakah sudah sesuai dengan nama yang sudah anda ketik, jika sudah sama maka bisa langsung anda  klik OK untuk mencetak hasil gambar kerja anda.... Good Luck ..




CARA (1) ~ PRINT GAMBAR DI AUTOCAD 2010 ~ ( WAY TO PRINT DRAWING AUTOCAD )

Sebenarnya ada banyak cara untuk mengeprint gambar baik gambar 2D ataupun gambar 3D. Disini saya ambil contoh gambar berupa flange yang memakai ukuran kertas A3 dengan Scala 1:1. Pada prinsipnya untuk pemakaian kertas dan scala yang berbeda, proses setting printernya sama saja. darena pada autocad dengan sendirinya akan menentukan ukuran scala yang sesuai dengan template  gambarnya.


Cara pertama yaitu tanpa setting di page setup manager , yaitu dengan cara menekan CTRL+P  secara bersamaan , atau bisa juga dengan menu ikon bergambar printer. Dan selanjutnya akan tampil Settingan printer/plot gambar seperti dibawah ini.


- Sebaiknya jika anda masih belum lancar dan hafal, sebaiknya ikuti urutan nomor yang tertera pada gambar diatas.
- Klik no.1 , dan tentukan jenis printer yang sudah anda pasang ( merk bisa Canon, Hp, dll).
- Abaikan No.2 dan No.3 .  biarkan setingan default dari printernya.
- Klik No. 4 pilih lah ukuran kertas A3 ( karena sample gambar yang berikan menggunakan A3). Tapi jika anda memakai A4 maka ganti menjadi A4.
- Klik pada No.5 sehingga muncul tanda centang pada fit paper. Berfungsi untuk menentukan scala gambar secara otomatis menyesuaikan ukuran template yang ada.
- Klik No.6 pilih “landscape” jika kertas arah horisontal dan pilih  “portrait” jika arah kertas vertikal.
- Klik No. 7 sampai muncul tanda centang.
- Klik No. 8 dan pilih window selanjutnya klik No.9 . setelah klik menu ini anda akan dibawa masuk ke area gambar.
- Aktifkan Object Snap nya jika autocad anda belum aktif object Snapnya. Yaitu dengan Tombol F3.  Lihat cara setting obejct Snap disini.
- Selanjutnya tempel kan kursor mouse pada pojok bawah (A) hingga muncul endpoint, lalu klik kiri mouse dan geser ke arah pojok atas (B) dan klik kiri mouse ...


- Nah,  setelah diklik pada kedua pojok kertasnya anda akan kembali ke menu print lagi.
- Klik  Preview ( No.10). 


Dan tampilannya seperti dibawah ini.


Kemudian tekan tombol Esc , lalu klik OK . Dan tunggulah beberapa detik karena proses printer sedang berjalan.  Selesai,  jangan lupa “Save” hasil gambar kerja anda.





Wednesday, December 11, 2013

TUTORIAL AUTOCAD 2D-3D DASAR UNTUK PEMULA (BASIC - BEGINNER)

1.    PENGENALAN AUTOCAD

# Interface Autocad
#Cara meng-Input perintah Autocad
#Object Snap


Tampilan interface saat pertama buka autocad adalah seperti dibawah ini .


No. (1) merupakan menu toolbar autocad  dan yang No.(2) merupakan Baris Command Line . Di baris command line inilah perintah autocad dimasukan dengan cara mengetik perintah standar autocad. Istilah penggunaan perintah dengan command line biasa disebuat juga istilah keyboard entri. Pemakain cara ini akan lebih mempercepat dalam menggambar 2D dibandingan dengan menggunakan menu toolbar. 

Object Snap : merupakan tool ( alat bantu ) di dalam autocad yang berfungsi untuk menangkap titik-titik point tertentu. Tool ini berfungsi sekali untuk menggambar 2D maupun 3D karena dengan bantuan tool ini dapat memposisikan object secara tepat. Saat proses gambar menggambar tool ini dapat di aktifkan jika diinginkan. Cukup menekan tombol F3 dan jika ingin menon-aktifkan maka tekan F3 sekali lagi. Sebelum mengaktifkannya sebaiknya disetting terlebih dahulu object snapnya.

Caranya :
-    Dari command line : ketik DSETTINGS  , lalu enter ( tidak pakai koma )

Atau bisa juga dengan setting di menu toolbar bagian bawah ( Tampak No.3 gambar diatas ) lalu klik kanan mouse anda. Kemudian nanti akan muncul menu setting Object snap sebagai berikut :

 Cukup aktifkan bagian yang di tandai dengan kotak merah, lalu klik OK.

2.    Materi  2D Drawing – Basic & Lanjutan


 ~  Drawing 2D – Basic
      Line  (L), Polyline (pl), Polygon (pol) , Rectangle (rec), Circle (c), Arc (a), Revision Cloud,
      Spline (spl), Elips (el).
~  Drawing tingkat lanjut
     Make Block (b), Hatch (h), Region, Multi Text (mt), Pedit (pe),

3.    Materi Modify Drawing Autocad.


Meliputi : Erase (e), Copy (co), Mirror (mi), Offset (o), Array (ar), Move (m), Rotate (ro),
Scale (sc), Trim (tr), Extend (ex), Chamfer (cha) , Fillet (f), Explode (x).

4.    Materi  Setting Dimension



    Meliputi : Linier, Aligned, Radius, Diameter, Angular, Leader annations, Quick Dimension,
    Continue, Center mark, dimension edit, text Edit, Dimension style.

5.    Materi  Setting  Tingkat Lanjutan.
# Drawing limits :  ( membuat template Autocad )
#Text Style : membuat bermacam model font text, tinggi text , dan lain-lain.
#Line Type  : membuat bermacam bentuk garis , 
                      silahkan klik pembahasan cara membuat macam dan bentuk garis  dalam autocad.
#Layer  : membuat nama Layer Gambar
#Viewport dan paperspace : membagi layar kerja lebih satu layar , sedangkan paperspace untuk mengatur plot gambar yang sudah ok.



Wednesday, December 4, 2013

Cara menggunakan perintah 3D Extrude , Subtract dan Union di autocad 2010 - (Sesion 2)

Setelah di buat gambar sketch 2D  ( sesion 1 ) cobalah tarik dimensi dari ujung garis menggunakan menu dimensi( jangan lupa aktifkan  object snap end-point). Perhatikan gambar dibawah ini :




-    Maksud dari pemberian dimensi disini adalah agar kita bisa memperkirakan nilai ketinggian dari extrude secara ideal. Hal ini karena sebelumnya kita menggunakan sketch gambar tidak scala.
-    Selanjutnya dari commnad : ketik Ext lalu enter.
-    Klik dan pilih object tersebut
-    Specify height of extrusion or [Direction/Path/Taper angle] :
-    Ketik parameter nilai tinggi nya : misal 40 lalu enter
-    Setelah di View-orbit untuk melihat bentuk 3D dengan sudut pandang yang berbeda.

Setelah mempraktekan perintah 3D solid menggunakan extrude, selanjutnya akan di coba mempraktekan membuat 3D solid dengan perintah Subtract maupun union. Sebetulnya di autocad ada kategori object solid yang lain yaitu 3D solid primitif.

 Apa itu 3D solid primitif itu  ?.

3D solid primitif merupakan bentuk 3d solid standar dari autocad yang mana ketika akan membuatnya hanya diperlukan sedikit memberikan parameter-parameter yang berkaitan dengan bentuk obejctnya. Bentuk 3D solid primitif diantaranya : boxes, cones, cylinders, spheres, torus (donuts), wedges, and pyramids. Sebenarnya perintah extrude , subtract dan union merupakan bagian dari bentuk perintah modify di dalam autocad. Karena merupakan bagian modify autocad maka untuk memberikan perintah extrude, subtract, dan union diperlukan trik-trik khusus.

Subtract dan union merupakan perintah modify dari object berbentuk solid ( hasil perintah extrude atau dari 3D solid primitif ) dan bukan dimodify dari bentuk kurva/skecth 2Dimensi.
Subtract dalam autocad merupakan perintah untuk memotong/melubangi obect 3D solid pertama terhadap object 3D kedua, ketiga dan seterusnya tergantung banyaknya object pemotongnya. Syarat dari terjadi pemotongan object 3D adalah bahwa kedua object harus bersentuhan atau bersilangan. Contoh kasus perintah subtract adalah untuk membuat lubang jendela pada dinding, membuat lubang flange, dan sebagainya.

Selanjutnya nanti akan dibahas cara penggunaan perintah union di dalam autocad.


Free Autocad Tutorisal  2D-3D basic & Exellent
 -  Cara menggambar 2dimensi dengan Autocad
 -  Cara-membuat-macam-dan-bentuk-garis di dalam autocad 2000 keatas
 -  Cara move dan copy gambar 2D/3D di autocad


Cara menggunakan perintah 3D Extrude , Subtract dan Union di autocad 2010 - (Sesion 1)

Di autocad ada banyak sekali perintah untuk membuat object 3D solid . Dengan blog ini saya akan bagikan trik dan tip modeling 3D dengan sentuhan yang berbeda.  Object 3D modeling itu sendiri bisa merupakan bentuk 3D solid maupun 3D surface ( lembaran ). Untuk bahasan kali ini akan dibeberkan cara membuat object 3D (3-dimensi) dengan perintah Extrude, subtract maupun union. Untuk menerapkan perintah extrude , subtract maupun union sangat mudah sekali. Mungkin bagi yang belum mengenal autocad sama sekali akan merasa pusing duluan. Jangan khawatir ,melalui tahapan yang sederhana akan di berikan langkah-langkah dan trik-trik yang menunjang dari perintah extrude , subtract atau union. Sebelum mempraktekkan perintah tersebut sebaiknya pahami dahulu pengertian dari perintah diatas.

Apa itu perintah extrude ?

Perintah extrude merupakan bentuk perintah modify untuk memberikan bentuk ketebalan dari suatu object kurva 2D ke arah sumbu X, Y maupun Z. Perintah ini bisa digunakan untuk membuat object dinding, pipa , dan lain-lain.

Syarat membuat object 3D solid dengan extrude diantaranya :

1.    Di awalli  dengan membuat bentuk kurva 2D ( 2-dimensi) yang tertutup. Jadi syarat ini sangat mutlak dikarenakan jika  kurva/object 2D dalam kondisi terbuka (open) maka setelah diberikan perintah extrude hasilnya adalah berupa bentuk 3D surface ( tidak solid/berbentuk lembaran ). Bentuk object kurva tersebut bisa berupa rectangle, circle, polygon, atau gabungan dari line dan arc yang membentuk kurva tertutup.




2.    Merupakan  bentuk kurva yang tunggal. Untuk  mengetes apakah bentuk kurva tersebut berbentuk tunggal bisa dilakukan dengan cara move object kurva tersebut. Jika masih ada garis yang tertinggal artinya bentuk kurva tersebut bukan object tunggal. Nah untuk membuat object tunggal dapat dilakukan dengan perintah pedit.

Contoh :
-    Buatlah object sembarang dari perintah line ( jangan polyline ) seperti gambar di bawah ini.



-     Dari menu command : ketik pe lalu enter , kemudian pilih salah satu garis yang akan digabung  dengan klik kiri mouse , Lalu enter satu kali
-    Garis yang terpilih akan di tandai dengan garis yang putus-putus.
-    Enter an option [Close/Join/Width/Edit vertex/Fit/Spline/Decurve/Ltype
gen/Reverse/Undo]:
-    kemudian ketik J (join) lalu enter .
-    Selanjutnya klik dan pilih semua garis yang akan di jadikan satu (tunggal).
-    Selesai.

cara diatas adalah proses pembuatan skecth untuk 2D nya yang nantinya akan di berikan perintah Extrude. ....to be continue -->


Free Autocad Tutorisal  2D-3D basic & Exellent  :
-  Cara menggunakan perintah 3D Extrude , Subtract dan Union di autocad 2010 - (Sesion 2)
 -  Cara menggambar 2dimensi dengan Autocad
 -  Cara-membuat-macam-dan-bentuk-garis di dalam autocad 2000 keatas
 -  Cara move dan copy gambar 2D/3D di autocad


Sunday, September 8, 2013

Cara menggambar 2-Dimensi dengan autocad 2000~keatas

Untuk menggambar 2 dimensi suatu denah rumah bisa saja dilakukan menggunakan pensil atau ballpoint. Tapi mengingat jaman sekarang sudah maju maka sepertinya kurang pas atau layak jika harus dibuatkan gambar  menggunakan pensil/ballpoint yang ditujukan kepada customer untuk dijadikan referensi gambar penawaran harga. Yang lebih penting lagi adalah bahwa gambar 2D juga sangat membantu sekali dalam proses fabrikasi suatu produk bisa berupa bangunan rumah/gedung atau berbentuk mesin. 

Dengan Autocad ukuran dimensi dapat dicari hanya dengan menggunakan beberapa perintah saja. Oleh karenanya   gambar 2D bisa dijadikan sebagai acuan gambar detail suatu part yang akan dikerjakan baik oleh manusia atau mesin ( machining/bubut ). Pada umumnya untuk menggambar 2 dimensi yang akurat dan presisi, orang lebih cenderung menggunakan program/software autocad. Dibanding dengan software lainnya, autocad memiliki fitur yang sederhana dan mudah di operasikan. Perintah di dalam autocad  sangat mudah di hafalkan karena bisa menggunakan  bagian huruf depan dari suatu perintah autocad. Misal nya  untuk perintah copy object , cukup ketik “co”  ( tanpa petik 2 ) dari command line.  Dan tentunya masih banyak kelebihan-kelebihan lainnya.

Dari pengalaman pribadi sudah mencoba software lain seperti solid edge, solidwork dan lain-lain. Namun  belum ada software yang  lebih gampang untuk menggambar 2D (2-dimensi) selain dengan autocad ( autocad 2000~ 2013).

Sebetulnya perintah dasar/ basic dalam autocad berjumlah ratusan, hanya saja karena untuk menggambar suatu denah rumah maka cukup menggunakan beberapa perintah bisa jadi gambar denah yang ideal bahkan yang komplek sekalipun. Ibarat kata “ ada yang mudah kenapa harus mencari yang sulit “. Jadi melalui blog ini akan dibeberkan tutorial untuk belajar menggambar 2-dimensi dengan intisari perintah dasar autocad.

Oke,... Untuk belajar menggambar 2 dimensi menggunakan autocad, pertama yang harus di ingat adalah  spesifikasi PC atau laptopnya. Untuk autoad 2007 kebawah masih bisa menggunkan PC dengan prosesor P4, namun jika autocad yang di instal adalah 2007 keatas lebih baik memakai PC diatas core duo.

Perintah dasar autocad untuk menggambar denah rumah cukup 20 perintah, diantaranya yaitu : Line, Rectangle, Circle, Array, Arc, Copy, Move, Trim , extend, Rotate, delete, ofset,dtext , mtext. Sedangkan untuk perintah lanjutannya adalah tahap finishing suatu gambar 2D yaitu dengan menambah atribut-atribut gambar seperti dimensi gambar, keterangan gambar berupa tulisan, layer gambar, dll. Sebenarnya belajar autocad itu mudah sekali.

Standarnya untuk orang awam sekalipun dengan dikasih waktu belajar 1 minggu sudah bisa menggambar dengan baik, hanya saja belum lancar/cepat  dalam penyelesainnya.

Oke, selanjunya kita akan belajar menggambar denah rumah  menggunakan perintah dasar autocad.

To be continue..-->





Saturday, September 7, 2013

Cara membuat File Xref autocad gambar 2D dan 3D modeling

Bermula dari modal belajar autocad 2D dan 3D modeling secara autodidak ( belajar tanpa guru pembimbing ) dan ketika menemui masalah yang berhubungan dengan gambar 2D atau 3D modeling tapi belum tahu cara memecahkan masalah tersebut maka yang dirasakan oleh kita adalah perasaan strees dan galau. Apalagi jika masalah tersebut menyangkut di tempat kerja yang berhubungan langsung perintah Bos. Kita tahu untuk masalah yang terjadi terkadang ada juga Bos yang tidak mau tahu bagaimana cara mengambil solusi. Namun ada juga Bos yang masih memberikan masukan-masukan yang berguna untuk kita. Bagi para beliau ( Bos ) hal ini harus tetap bisa di selesaikan dengan cepat dan tepat, untuk apa dapat menyelesaikan pekerjaan dengan cepat tetapi hasil tidak tepat alias salah. Untuk kasus ini memang pernah saya alami ketika Bos menerima file kiriman autocad untuk di pelajari dan segera dibuatkan penawaran harga. Memang terkadang masih ada juga customer yang memberikan referensi gambar tidak 100% murni. Ada saja beberapa bagian gambar yang hiden ( tersembunyi ) bahkan ada yang sama sekali tidak terbaca komputer dikarenakan file tersebut tidak terkoneksi dengan alamat gambar masternya. Tentunya hal ini sangat menjengkelkan, tetapi sebagai insan yang bebudi pekerti masalah ini masih bisa di atasi dengan kepala dingin tentunya.

 Mengapa hal ini bisa terjadi....? 
Hal  ini bisa terjadi karena ketika customer tidak lengkap mengirim file bawaanya. Apa yang menyebabkan ini terjadi..? setelah di pelajari ternyata file .dwg mengandung file Xref. Biasanya file tersebut tidak disertakan karena ada juga unsur kesengajaan dikarenakan file Xref nya merupakan file internal yang tidak diperkenankan untuk diberikan ke pihak lain. Bisa dikatakan file xref tersebut merupakan bank data mereka.

Apa itu Xref..? sebenarnya Xref itu adalah kepanjangan dari External References. Didalam Autocad File Xref sering di gunakan oleh banyak orang. File file yang dapat di jadikan Xref diantaranya DWF, DWFx, PDF, or DGN underlays, raster images ( Jpeg, PNG, BMP, dll ). Jadi file yang dijadikan master dan file link sebagai xref tidak boleh terpisahkan. Tidak hanya itu saja, ketika file xref tersebut dipindah ke folder lain makan gambar master nya akan ngeblank. Dan nantinya akan di tandai dengan alamat awal file xref ketika di “ attack ”.

Cara  membuat File Xref  di autocad sebagai berikut :

 1. Jik a belum ada gambar detail yang akan di jadikan referensi gambar,
      maka buat lah detil gambar 2D atau 3D modeling kemudian simpan di folder komputer.
 2. Buka lembar gambar kerja baru dengan menekan CTRL+N
3. Dari menu command line : ketik XATTACH kemudian enter


4. Kemudian cari lokasi alamat file yang dijadikan detil gambar sebagai file Xref.


5. Saya misalkan nama file nya “ test kotak” , lalu klik OK


6. Kemudain klik di layar sembarang tempat.
 7. Dari command line : ketik Z , ketik A lalu enter
 8. Maka file Xref akan muncul tapi agak tidak jelas / kabur, ini tidak masalah karena ketika di print juga akan terlihat.
9. Kemudian klik gbr Xref tersebut lalu geser/move ketempat yang di kehendaki.
10. Selesai , selamat mencoba semoga sukses....


 Apa sebenarnya kelebihan dari file Xref ..?

 1. Menghemat waktu saat menggambar 2D-3D modeling 
Apabila kita sering menggunakan detail gambar yang sama maka akan membuang banyak waktu kita jika harus digambar ulang-ulang. Jadi dengan membuat file Xref  di autocad maka detail gambar dapat di buat di file tersendiri sesuai dengan nama detail gambarnya supaya tidak bingung ketika membutuhkan lagi.
 2. Mencegah/memfilter gambar untuk di konsumsi pihak lain jika memang diperlukan. 
Hal ini karena tidak semua designer hasil karya gambar 2D-3D modeling mau di jiplak /copy 100% oleh orang lain. Menggunakan perintah Xref di autocad juga ada kekurangannya , diantaranya ketika file yang di jadikan Link Xref tersebut terhapus maka gbr yang terhubung dengan file Xref akan rusak. Jika ini terjadi maka kita harus menggambar ulang detail gambr untuk menjadikan link Xref nya. Silahkan bagi designer yang suka memakai perintah Xref maka hal ini sangat membantu.


Saturday, November 17, 2012

CARA MOVE DAN COPY GAMBAR 2D/3D DI AUTOCAD 2010 – UP

Sebetulnya anda bisa  saja menggeser gambar 2D/3D atau mengcopy nya sesuka anda, tanpa memperhatikan posisi yang  akurat /tepat  pada suatu obejct gambar. Pada  gambar teknik ( arsitek ataupun mesin ) sangat diperlukan data gambar yang akurat /presisi. Hal ini untuk menghindari salah perhitungan  dalam mendesain gambar.

Dalam autocad  tersedia tool yang dinamakan Obejct  Snaps   yang bisa dipakai untuk melakukan perintah-perintah seperti  move, rotate, array  dan  copy dengan tepat ke suatu gambar. Sebelum anda melakukan perintah move / copy , anda harus setting obejct snaps terlebih  dahulu.  Untuk  mengaktifkan  dan menonaktifkan obejct snaps  cukup dengan menekan tombol F3. Ketika tombol  F3 diaktifkan  dan kemudian  mouse  ditempelkan ke garis / kurva  yang berdekatan dengan  parameter snap point maka object akan aktif  jika muncul  tand kursir  kotak warna kuning.

Cara   meng-aktifkan tombol F3 sebagai alat bantu  object snaps adalah   caranya sebagai berikut :

-  Arahkan mouse  pada kolom bawah workspace ( PADA GAMBAR I BAWAH NO.1 )  tepat di menu  Obejct Snap, kemudian klik kanan mouse dan selanjutnya muncul   kotak parameter obejct snap seperti terlihat dibawah ini. Pilih dan klik parameter yang anda kehendaki. Untuk parameter  yang sudah dalam kotak  berarti  Snap point tersebut sudah aktif  dan   bisa berfunsi  ketika menekan tombol  F3  ( menonaktifkan F3 , tekan tombol F3 sekali lagi )



PARAMETER OBJECT SNAP.

Beberapa snap point yang sering di pakai pada umumnya diantarnya adalah :

-End Point      :  sebagai acuan memposisikan object tepat di ujung garis, arc, elliptical arc, line, multiline, polyline segment, spline, region,  3D face.

-Midpoint       :  sebagai acuan memposisikan object tepat di  tengah garis,arc, ellipse, elliptical arc, line, multiline, polyline segment, region, solid, spline, or xline.

-

-Center          :   sebagai acuan memposisikan object tepat di  tengah  lingkaran/circle ,arc, circle, ellipse, or elliptical arc. ( tidak bisa buat garis ).

-Quadrant     :  sebagai acuan memposisikan object tepat di  tengah  lingkaran/circle arc,  ellipse, or elliptical arc.

-Intersection : sebagai acuan memposisikan object tepat di perpotongan pertemua garis/kurva.

-Perpendicular : sebagai acuan memposisikan object tepat sejajar lurus ( vertikal/horisontal ) dari titik  point  awal.


PRAKTEK CARA  MEMINDAH/MENGGESER OBJECT GAMBAR 2D/3D

Pada gambar dibawah adalah kasus dimana kita akan memindahkan  object (A) ke Object (B) dengan parameter  titik tengah object (A) tepat di posisi  quadrant  lingkaran Object (B).




-   Caranya adalah dari command line : ketik move , kemudian    klik semua garis  object (A)  kemudian tekan tombol F3 untuk mengaktifkan object snapnya. Setelah itu geser mouse kira- kira ke tangah-tengah garis object (A) sampai muncul tanda kursor  warna kuning,






-    Setelah muncul tanda kuning , klik kiri mouse lalu geser ke tepi lingkaran object (B) sampai muncul tanda kursor warna kuning. Dan  hasilnya adalah seperti dibawah ini


 -  Untuk pemindahan menggunakan parameter  object snap point lainnya ( Endpoint, center , dll )  pada dasarnya adalah  sama seperti cara  diatas .

MEMBUAT NAMA LAYER GAMBAR DALAM AUTOCAD.

Mungkin buat anda yang masih baru mengenal Autocad belum tahu manfaat besar sebuah nama layer di dalam CAD. Manfaat layer dalam sebuah design gambar sangatlah penting. Dengan adanya nama layer untuk tiap detail gambar akan lebih memudahkan dalam memilah dan memilih area gambar yang diinginkan dengan cara mematikan/menghidupkan layer. Ketika nama layer non aktif (off) maka gambar yang termasuk dalam layer tersebut akan tersembunyi sementara. Perlu di ingat bahwa ketika ada object gambar dalam layer yang non aktif dan ketika sebuah design gambar general (master) di geser/dimove, maka object gambar yang berada di layer yang non-aktif akan tertinggal sesuai posisi semula .

Disini perlu kita hati-hati dalam mengeser, mengcopy atau merotasi suatu object ketika sudah bermain dengan sebuah layer. Masih beruntung jika kita baru saja melakukan perintah perubahan satu kali dan belum sempat di save. Hal ini bisa di batalkan dengan perintah Undo ( Ctrl + Z ). Dengan begitu kesalahan - kesalahan yang terjadi karena kelalaian tersebut masih dapat di toleransi. Pemahaman nama layer bisa ambil suatu contoh dimana dalam sebuah detail gambar terdiri dari part object yang berbeda atau dengan ruang lingkup yang berbeda pula.  

Bisa di ambil contoh sebagai berikut :
Dalam sebuah gambar general piping ( kontruksi jalur pipa) terdiri dari pipa 2”, pipa 3”, reducer , Flange 2” dan Flange 3”. Dari data tersebut bisa langsung di siapkan sebuah nama layer sesuai nama item barang tersebut atau juga bisa mengunakan kode-kode tertentu yang menjelaskan object gambar tersebut.

Selanjutnya klik menu layer dan buatlah nama layer baru sebanyak jumlah data yang sudah tercatat. Kemudian ketiklah nama layer yang akan dibuat.


Pada dasarnya ketika kita sedang menggambar ,secara automatis layer sudah berada dalam posisi layer “0”. Jika mengaktifkan salah satu layer selain layer”0” , pembuatan bentuk garis atau kurva yang akan menjadi nama layer yang aktif. Untuk mengganti layer gambar dapat dilakukan dengan memilih object gambar terlebih dahulu ,kemudian buka menu layer lalu scrooling ke bawah dan klik nama layer yang dikehendaki. Kegunaan dari layer “ Defpoint” yaitu ketika suatu object gambar yang terpilih dimasukan pada layer defpoint ,ketika gambar kerja di cetak/diprint /Prewiew maka mengakibatkan garis-garis yang termasuk dalam layer defpoint hasil nya tidak ditampilkan ( di hiden ) . Jadi manfaat nya adalah menyembunyikan sementara garis/bentuk gambar yang kita kehendaki ( belum diperlukan ). Ketika ada beberapa nama layer yang sudah tidak terpakai cara untuk menghapusnya tidak bisa di hapus secara manual dengan perintah delete. Akan tetapi harus dilakukan dengan perintah Purge pada baris menu Command line.

Saturday, October 27, 2012

CARA SETTING WORKSPACE 3D MODELING di AUTOCAD 2010

Biasanya setelah  instal software autocad 2010 ke komputer  , tampilan defaultnya  adalah masuk ke workspace 3D model. Perlu dipahami juga bahwa dalam proses pembuatan gambar 3D ( 3-Dimensi ) biasanya  didauhui  dengan  gambar 2-Dimensi terlebih dahulu. Hal ini akan lebih memudahkan kita dalam membuat gambar 3D nantinya. Jika anda sudah menguasai/mahir  design drawing 2D nya  maka otomatis cara ini bisa anda abaikan saja. Karena  jika anda sudah  profesional dalam gambar 2D maka membuat object 3D dari menu 3D modeling  bisa anda kuasai dengan mudah. Pada umumnya  dalam membuat gambar  3D workspace yang sering dipakai yaitu  Autocad Clasic.

Kenapa tampilan workspace  Autocad clasic yang dipilih..?

Melalui tampilan workspace Autocad classic, untuk merubah  obejct 3D nya lebih simple dan mudah  dikarenakan  menu tampilan di autocad clasic lebih komplek dan flexible. Nah ,kalo anda sudah mengisntal Software autocad pasti akan lebih paham dengan apa yang saya sampaikan disini. Melalui  tutorial ini tidak paksaan melain sekedar anjuran  dan Anda bebas menggunakan pilihan sesuai dengan kemudahan anda dalam mengoperasikan software autocad.

Coba anda perhatikan perpedaan tampailan Menu autocad clasic dengan menu 3D modeling dibawah ini.
Gambar  (1) atas adalah tampilan menu Autocad classic dan  Gambar  (2)  adalah tampilan menu 3D modeling.

Gambar (1).


 

Gambar (2).




Oke, sekarang kita lanjutkan bagaimana cara merubah workspace Autocad Classic. Pada tampilan awal AutoCad , perhatikan menu  di pojok bawah - kanan  , jika kursor anda dekatkan akan muncul  kotak pesan “ workspace switching” . Kemudian anda scrolling   dan pilihlah parameter “ Autocad Classic”.




Ada sedikit tambahan juga bahwa jika anda sudah masuk workspace  Autocad classic, menu tampilannya masih standar sekali. Untuk itulah kita masih perlu menambah/menghapus beberapa menu  toolbar  tambahan yang sekiranya diperlukan untuk proses pembuatan gambar 2D ( dua dimensi) maupun gambar 3D ( tiga dimensi). Jika nantinya sudah tidak diperlukan lagi , menu tersebut bisa dihilangkan/dinonaktifkan dengan cara geser dahulu menu yang akan di buang ke tengah workspace kemudian  klik “X” di pojok atas di setiap menunya.

Diantara menu-menu  tambahan  yang sementara diaktfikan adalah sebagai berikut :
1.    Menu Dimensi
2.    Menu View
3.    Menu  rendering
4.    Menu View style
5.    Menu Orbit
 6.   Dan sebagainya sesuai keinginan anda.
.
Untuk menambah menu toolbar , cukup geser mouse ke salah satu menu toolbar yang sudah ada kemudian ana klik kanan mouse , lalu muncul deretan toolbar dan anda tinggal klik menu yang akan ditampilkan  workspace autocad.

CARA MEMBUAT MACAM DAN BENTUK GARIS DI AUTOCAD 2000 ~ 2013

Sebelumnya kita sudah belajar cara setting workspace untuk lembar kerja dalam menggambar di autocad. Nah, sekarang kita memasuki tahap berikutnya yaitu kita akan mencoba cara setting bentuk garis baik bentuk lurus atau bentuk lainnya, tahapan ini memang mutlak dan harus di siapkan terlebih dahulu karena akan dipakai untuk proses selanjutnya dalam  menggambar yang lebih komplek. Mungkin bagi orang awan yang baru mengenal autocad belum tahu trik merubah garis lurus menjadi garis putus-putus atau bentuk garis sumbu .

Dalam ilmu menggambar baik arsitektur ataupun mesin dipergunakan jenis garis yang berbeda-beda yang masing-masing mempunyai maksud dan tujuan penggunaannya sendiri. Jadi tidak dibenarkan jika kita asal -asalan membuat garis dalam  gambar kerja kita terutama untuk gambar standar ISO. Jenis garis itu sendiri dibedakan oleh gabungan bentuk dan tebal garis. Disini , sangat dianjurkan sekali bahwa antara bentuk  garis tebal dan tipisnya  harus dibedakan dengan perbandingan kurang lebih  1:0.5 . 

Macam bentuk garis dan kegunaanya dapat dilihat  dibawah ini.


No.1 --> Merupakan garis lurus tebal , digunakan  sebagai garis nyata gambar dan bisa juga digunakan sebagai garis tepi.

No.2 --> Merupakan garis lurus tipis , digunakan  sebagai garis imagener, garis ukur/dimensi , garis proyeksi/bantu, garis penunjuk, garis arsiran, garis sumbu pendek.

No.3 --> Merupakan garis  bebas bersambung , digunakan sebagai garis potongan sebagian atau menunjukan bagian yang dipotong.

No.4 --> Merupakan garis tipis bersambung dan zig-zag , kegunanaan sama dengan No.3

No.5 --> Merupakan garis putus-putus tebal , digunakan sebagain garis nyata tersembunyi , atau garis tepi tersembunyi.

No.6 --> Merupakan garis putus-putus tipis , kegunaan  sama dengan  No.5

No.7 --> Merupakan garis putus-putus dengan perubahan arah, digunakan sebagai garis potong.

No.8 --> Merupakan garis putus-putus ganda , digunakan sebagai garis system ,bagian yang berdampingan, batas-batas kedudukan benda yang bergerak.


Perlu diketahui bahwa dari pertama kita install autocad macam dan bentuk  garis yang dimunculkan di menu “Line type control”  masih sangat sedikit dan belum optimal jika  digunakan untuk gambar  yang menggunakan garis khusus . Tampilan default bentuk garis bias anda lihat dibawah ini.


Untuk menambah bentuk  garis dalam menu Line type control  langkahnya sebagai berikut :
-  Dari menu Line type control, anda scroll lalu pilihlah parameter “other”
 - Selanjutnya anda masuk ke kotak dialog Line Type manager
-  Pilih tombol  Load  ( No.1) lalu anda pilih dan klik garis putus-putus  (No.2) yang akan di masukan ke menu layer .



Nah, silahkan anda cek apakah garis yang anda pilih tadi sudah masuk ke menu layer. Cara diatas hanya berlaku untuk  satu kali pembentukan garis jadi untuk penambahan bentuk garis lainnya anda harus lakukan cara diatas .

Hasil dari cara diatas adalah sebagai berikut.


Untuk penggunaan garis dalam menu Line type control terkadang ketika sudah kita pilih dan di aplikasikan namun tidak ada efek dari bentuk garis yang diinginkan.

 Nah , cara mengaktifkanya cukup anda double klik  pada garis , circle atau rectang atau bentuk kurva lainnya , setela anda double klik  akan masuk kotak dialog propertis, lalu seting parameter linetype dengan scrolling ke bawah, pilihlah garis putus-putus, lalu setting pula  linetype scale  kemudian rubah paramater SCALENYA  menjadi 0,010 .  Hasilnya kurang lebih seperti dibawah ini.














Search Popular

Free 3D Model, Free tutorial 3D, belajar autocad basic dan exellent, surface modeling , 3dsmax, solid edge, solid work, jasa render, privat/kursus autocad tangerang, kontraktor rumah dan kolam renang, 3d lanscape