:
Showing posts with label tutorial 3D modeling Google Sketchup ( Basic & Mahir ). Show all posts
Showing posts with label tutorial 3D modeling Google Sketchup ( Basic & Mahir ). Show all posts

Sunday, December 15, 2013

Cara memberi material google Sketch-up 7 ke atas

Cara memberi material google Sketch-up 7 ke atas
Google Skecth-up sudah menyediakan menu toolbar untuk memberikan efek material ke suatu obejct 3D yaitu menggunakan menu paint bucket.  Tentunya efek ini sudah cukup memberikan gambaran kepada kita bentuk dan teksturnya bentuk 3dimensi. Hanya saja jika Anda belum meng-install menu renderingnya ( Vray-for sketchup), maka hasil tampilan tekstur materialnya masih begitu standar. Jadi ketika design gambar 3D kita export ke bentuk image (*.Jpeg), maka image yang dihasilkan masih nampak ada garis patahan di setiap sisi garisnya. Berbeda sekali dengan hasil image yang menggunakan render Vray. Setiap sisi garisnya terlihat sangat halus ( tidak patah-patah) , terang dan jernih . Bisa dilihat perpedaannya seperti  gambar dibawah ini.
  
Oke. Sebelum ke tahap pemberian material, silahkan setting menu view seperti dibawah ini, hilangkan contreng nya.


-    Klik menu paint bucket , silahkan  ikuti dan perhatikan urutan settingnya pada gambar di bawah ini, ada baiknya lakukan latihan secara terus menerus agar memahami dan hafal bentuk material yang cocok yang nantinya akan diaplikasikan ke suatu object 3 dimensi.





-    Adakalanya kita memakai  bentuk material dari external ( bukan bawaan material yang disediakan google sketchup). Caranya adalah klik menu browse , kemudian cari lokasi dimana disimpan file image yang akan di gunakan sebagai material.

Mengenal Vray for google skecth-up
Yang  menarik dari Vray adalah bahwa image yang dihasilkan sangat mendekati dengan bentuk real. Untuk bisa menghasilkan render yang real mendekati bentuk nyata tentunya diperlukan keahlian khusus dan ketekunan berlatih secara continue. Karena memang untuk proses setting renderya tidak mudah, namun walaupun kita memakai setingan standar menggunakan option Global illumination, hasilnya sudah cukup memuaskan. Kelebihan lain dari Vray ini adalah waktu untuk proses renderingnya tidak memakan banyak waktu.  Dengan begitu kita tidak lelah menunggu hasil design.
Perlu diketahui juga jika ingin menginstall Vray ini, siapkan dulu perangkat keras komputer/laptop anda. Yang paling vital untuk mendukung selama proses rendering adalah sebuah memory/ram dan VGA cardnya. Diusahakan memiliki batas minimal yang dianjurkan untuk menginstall software Vray.  Untuk prosesornya minimal diatas Pentium 4, dengan Ram 2Gb atau lebih, kemudian VGA cardnya 256MB (minimal). Tentunya jika didukung dengan sarana yang memadai akan mempercepat kinerja kita.  Mungkin bahasan mengenai Vray secara luas dan gamblang akan dilanjutkan pada tutorial berikutnya. Semoga bermanfaat. 





Cara Offset Garis Atau Object lain ( GOOGLE SKETCHUP PART 8 )

Istilah offset  dalam google sketh-up sering dipakai untuk meng-copy kurva/ gambar dengan jarak tertentu. Perintah ini akan berpengaruh ke arah  masuk /kedalam dari garis yang di ofset. Banyak sekali kegunaan dari menu offset  diantaranya dapat dipakai untuk membuat bentuk bak mandi / kolam , silinder pipa, atau bentuk lainnya dimana setelah proses pembentukan dengan offset selesai ,kemudian dilanjutkan dengan perintah menu push/pull.

Oke, sample yang dipelajari dari gabungan beberupa perintah dalam sketch-up. Berikut ini adalah tutorial  google sketch-up cara membuat bak kolam / bak mandi.
-    Gunakan perintah rectangle untuk membuat kotak bentuk dasar dari bak mandi/kolam renang.
-    Kemudian berikan ketebalan pada kotak tersebut dengan klik menu push/pull.


-    Klik  kotak tersebut sampai muncul tanda titik-titik ,kemudian geser mouse ke atas/kebawah.
-    Kemudian klik menu offset , klik garis tepi kolam lalu geser mouse pelan-pelang .
-    Atur sedemikian rupa ketebalan yang diinginkan. Lalu klik sekali lagi.
-    Selanjutnya Klik menu Push/pull sekali lagi, klik di area tengah kolam.
-    Lalu klik dan geser mouse ke bawah sehingga akan tampak seperti gambar di bawah ini


-  Jangan lupa ketika  menghendaki jarak /parameter yang akurat/presisi , saat menggunakan push/pull maupun offset  , masukkan nilai parameternya  di kolom distance yang terletak dipojok bawah. Untuk satuan nya tergantung dari si designer. Jika ukuran awal memakai mm ( milimeter) maka pemberian nilai berikutnya adalah menggunakan satuan milimeter. Untuk lebih memudahkannya lebih baik gunakan satuan milimeter saja. Tetapi ini sifatnya hanya saran dan jika anda ingin memakai satuan centimeter atau meter juga tidak masalah.

-    Selesai..

Mungkin setelah mempraktekan cara diatas  rasanya belum lengkap jika design yang sudah terbentuk belum diberikan dengan sentuhan warna dan efek  dari pada materialnya. Material bisa diambil dari default yang disediakan oleh google sketchup, namun bisa juga menggunakan file image yang sudah kita siapkan. Untuk memberikan material pada sebuah design model 3 dimensi, caranya tidak begitu sulit. Silahkan buka bahasan cara memberikan warna material dan  efeknya materialnya.




Membuat object dengan Follow Me ( GOOGLE SKETCHUP PART 7 )

Menu Follow me  (No.10)
Apa itu follow me ..?  Follow me adalah membuat object 3D  dengan mengikuti alur/path yang dipilih. Biasanya menu follow me  di pakai untuk membuat bentuk Pipa , Bola , railing pagar , Profil kayu jendela , profil bingkai foto dan lain sebagainya.

Untuk memberikan efek follow me adalah sebagai berikut :
-        Buatkan 2 object yang terdiri dari kurva sebagai part dan obejct sebagai bidang masternya. Kita contohkan disini akan membuat pagar rumah.
-        Biar lebih mudah setting dulu dengan pandangan depan ( front view )
-        Buatlah lah garis line dan arc seperti di bawah ini.

 

-      Kemudian atur pandangan gambar menjadi tampilan perspektif seperti gambar di bawah ini. Caranya dengan menekan scroll mouse sambil menggeser mouse.
-        Lalu buatlah klik menu circle  , klik di ujung garis dan geser mouse sehingga membentuk circle/lingkaran lalu klik sekali lagi sehingga circle berwarna putih.
-        Sekarang klik menu follow me, lalu  klik ditengah lingkaran kemudian sentuhkan ujung icon follow me pada path/alur dan geser mengikuti bentuk garis tersebut. Hasil yang dibuat tampak dibawan ini.


Cara men-Scale  untuk membesar dan memperkecil object 2D/3D modeling à (No.11)
Terkadang kita menemukan masalah dalam mendesign sebuah gambar baik gambar 2D maupun 3D. Mungkin bisa dikarenakan adanya perubahan design. Misalnya ketika awal mula kita mendesign menggunakan ukuran dimensi 1500mm x 5000 mm , namun suatu ketika ada keinginan untuk dilakukan perubahan. Nah, sudah tentu akan memakan waktu lama jika perubahan itu dilakukan dengan menggambar ulang kembali design kita. Dengan menu scale inilah sebuah design gambar dapat diedit sedemikian rupa sesuai yang kita inginkan. Gambar yang di edit ini bisa merupakan obejct tunggal maupun kelompok (Group). Oke sekarang langsung saja  praktekan cara memperbesar dan memperkecil suatu gambar 2D atau 3D. 

Adapun caranya  sebagai berikut :
- Setelah object dipilih, klik menu modify-scale , nantinya akan terdapat indicator kotak-kotak warna hijau yang nantinya akan dipakai untuk merubah ukuran gambar. 
- Klik dan geser kotak hijau tersebut. Gambar dibawah sebelah kiri dalam kondisi terpilih semua, sedangkan gambar kanan hanya dipilih 1 sisi saja yang akan di scale. Jika menginginkan perbesaran yang seimbang cukup sambil menekan tombol Crtl , lalu geser tanda kotak hijau tersebut.



Cara Meng-copy , Push Pull , dan Rotate object ( GOOGLE SKETCHUP - PART 6 )

Cara meng-copy object di google skecth-up
Kebetulan sekali menu toolbar Copy  tidak disediakan oleh google skecthup. Loo..kok bisa yaa? ,tenang saja masih ada tip’s dan trik cara lain untuk meng-akalinya supaya object bisa dicopy ke posisi yang berbeda. Pada prinsipnya untuk meng-copy object adalah penggabungan antara menu Move dan tombol Control. Biar tidak ada kesalahan silahkan ikuti tutorial dibawah ini secara cermat dan hati-hati.

Oke, caranya sederhana sekali yaitu :

-    (a). Block  object A dan B  dengan cara Klik menu select yaitu dengan cara  klik dan tahan diposisi X1  lalu geser mouse ke posisi X2 kemudian lepas mouse. Setelah dua object tersebut berwarna biru itu menandakan bawah object tersebut sudah terpilih.
-   (b). Kemudian klik menu Move kemudian menekan tombol Ctrl lalu tahan jangan dilepas.
-   (c). Selanjutnya Klik posisi mouse di titik acuan awal, kemudian geser mouse  ke posisi titik acuan akhir.
-    Selesai dan hasilnya bisa dilihat pada gambar  dibawah ini


Oke, melanjutkan bahasan yang terdahulu yaitu cara move, copy, rotate dan scale. 
Sekarang mari kita lanjutkan bahasan berikutnya. yaitu :

Menu Push/pull  google skecth-up ( No.8 )
Apa itu Push/pull ..?   
Di dalam google sketch-up Push/pull tak lain adalah perintah untuk membuat ketebalan object dari bentuk face . Bisa berupa gabungan beberapa garis yang membentuk kurva tertutup atau juga bisa dari rectangle maupun circle.

Cara nya sebagai berikut :

-    Buatlah object rectangle , kemudian klik menu modifi-push/pull
-    Geser mouse ke tengah face /permukaan sampai ditandai dot matrix
-    Lalu klik dan geser mouse keatas/bawah . Jika menginginkan dengan ukuran presisi
-    Masukan nilai parameter ketebalannya dikolom distance  yang berada di pojok bawah


Cara me-rotasi (Rotate) object gambar 2D/3D - ( No.9)

Mungkin tidak cukup jika hanya menggeser atau mengcopy suatu object gambar, terkadang diperlukan cara agar object itu diputar sesuai keinginan kita. 

Untuk itu caranya sebagai berikut :
-    Pilih / select object yang akan di rotasi ( cara sama seperti move dan copy )
-    Klik menu modifi-rotate
-     Cari dan klik  titik acuan awal suatu obejctnya sebagai sumbu pemutar.
-     Kemudian klik  titik acuan kedua suatu obejctnya sebagai sumbu pemutar.
-    Setelah itu gerakan mouse keatas , bawah sehingga nilai parameter sudutnya berubah-rubah.

Jika menginginkan memutar 90 derajat, masukan saja angka 90 lalu enter pada kolom angle dipojok bawah. Tampilan gambar sebagai berikut .


Selamat Mencoba, so jangan lupa masih banyak tutorial lanjutannya ......Semoga bermanfaat.


Monday, December 9, 2013

Cara membuat Poligon Dan Moving Object Gambar ( GOOGLE SKETCHUP - PART 5 )

Sebelum mempraktekan cara move object dan mengcopy object di dalam google sketch-up , kita selesaikan  lanjutan bahasan yang lalu yaitu cara membuat poligon ( segibanyak ) .

5.    Poligon     :  Menu ini digunakan untuk membuat objet gambar segitiga, segiempat dan segibanyak sesuai jumlah sisi nya. Menu ini dapat dipakai untuk menggambar kepala baut, membuat meja hexagonal, tiang rumah ,dan lain sebagainya.


Caranya sebagai berikut :
-    Klik  menu poligon , kemudian bawa kursor ketengah layar monitor, perlu diingat mouse jangan di klik dahulu.
-    Lalu  ketik  jumlah sisi poligonnya ( minimal 3 sisi ) kemudian enter
-    Klik dan geser mousenya , masukan nilai radius angkanya sebagai acuan bentuk poligon.
-    Kemudian tekan enter. Selesai.

6.    Freehand :  Menu ini dipakai untuk menggambar bebas , hampir sama dengan perintah Line.


CARA  MOVE GAMBAR  , COPY, ROTATE , DAN SCALE   
( GOOGLE SKETCHUP TUTORIAL-PART 5 )


Setelah menggunakan menu drawing , tentunya kita masih memerlukan menu yang lain untuk merubah suatu gambar 2D atau 3D. Menu yang digunakan adalah menu modification yang berfungsi untuk memindah object, meng-copy object ataupun memutar object dengan menu rotate. Tidak hanya itu dalam menu modification ini masih terdapat pula  menu pull/push yang berguna membuat bentuk 3-dimensi dengan cara menebalkan bidang/face suatu object. Sarat utamanya adalah bahwa face tersebut merupakan bentuk object tertutup. Jika face masih terbuka maka menu push/pull tidak akan berfungsi  atau error.  Sedangkan  menu follow me merupakan perintah 3-dimensi yang dapat di bentuk dengan mengikuti alur/path suatu bentuk kurva. Untuk masing-masing cara penggunaanya dapat di lihat tutorial di bawah ini. Semoga tutorial ini mudah dimengerti dan dipahami.

Cara Move Object di google skecth-up (No.7)

-    (a). Untuk  mengeser atau memindah suatu object gambar ,caranya cukup mudah sekali.
-    (b). Pilihkan object yang akan dipindah/move. Dalam hal ini bisa berupa sekumpulan object atau sekedar obejct tunggal ( 1 buah object). Untuk memindah object biasanya diperlukan acuan suatu titik awal dan akhir.
-    (c). Perhatikan gambar dibawah ini. Disini akan dipraktekkan cara memindah object A dan B ke area suatu object C.

 

-    (d). Pertama kali  block  object A dan B  dengan cara klik menu select yaitu dengan cara  klik dan tahan diposisi X1  lalu geser mouse ke posisi X2 kemudian lepas mouse. Setelah dua object tersebut berwarna biru yang  menandakan bawah object tersebut sudah terpilih.
-    (e). Kemudian klik menu Move
-    (f). Lalu klik posisi mouse di titik acuan awal, kemudian geser mouse  ke posisi titik acuan akhir.
-    Selesai  dan  hasilnya bisa dilihat pada gambar  dibawah ini



3D MODELING DENGAN GOOGLE SKETHC-UP - ( Part-04)

Pada postingan sebelumnya sudah dibahas cara menggambar Line /garis dan rectangle. Sekarang akan dilanjutkan belajar menggunakan perintah circle, Arc, dan poligon dengan google skecthup.

3.    Circle     : Yaitu membuat object berbentuk lingkaran seperti membuat tiang besi, roda lory/rak stainless atau M/S, roda mobil ( car modeling ), roda sepeda mini , as roda mobil , pipa railing untuk pagar rumah , membuat teralis jendela, dan lain-lain.

 Cara membuatnya masih sama dengan teknik diatas, yang terpenting jangan lupa memasukan nilai dimensi ( pojok bawah ) supaya ukuran gambar menjadi lebih presisi.

-    Klik menu drawing –circle
-    Kemudian kursor di letakan di layar tetapi jangan di klik dahulu,
-    Lalu ketik angka untuk menentukan jumlah sisi lingkaran, semakin banyak jumlah sisinya maka bentuk lingkaran semakin halus / tidak tampak poligon.
-    Setelah diisi jumlah sisinya,  klik di posisi yang diinginkan
-    Kemudian masukan nilai radius lingkaran ( radius=1/2 diameter)
-    Lalu tekan enter.  Klik zoom extents untuk melihat hasilnya.


4.    Arc     :  Merupakan perintah untuk membuat busur atau setengah lingkaran. Biasanya menu  arc digunakan untuk membuat object yang tumpul seperti bentuk profil jendela atau profil pintu rumah, canopi/atap rumah , botol , vas bunga , dan sebagainya.

Caranya  sebagai berikut :

-    Sebaiknya jika akan membuat bentuk arc ( busur setengah lingkaran) di perlukan object bantu berupa 2 buah garis atau lebih  dengan jarak tertentu. Hal ini dilakukan agar bentuk yang diinginkan bisa scalling ( gambar lebih presisi sesuai jarak sebenarnya).tetapi jika anda tidak memerlukan bentuk gambar yang presisi maka anda bisa langsung membuat arc  tanpa garis bantu. Mungkin nanti anda bisa merasakan perpedaan antar memakai garis bantu dan tidak memakai garis bantu. Garis bantu ini bisa dihapus jika sudah tidak diperlukan . akan tetapi jika anda mendesain gambar jendela seperti dibawah ini , maka dua  garis tersebut bukan merupakan garis bantu akan tetapi sudah merupakan garis utama sebuah bentuk gambar jendela.
-    Setelah garis bantu terbentuk, klik menu arc ,lalu klik di nomor 1 pada gambar dibawah,  kemudian klik nomor 2 ,  kemudian geserlah  posisi titik tengahnya sejauh yang diinginkan yang merupakan dimensi jarak ketinggian . Bisa anda lihat seperti gambar dibawah ini  :



TUTORIAL 3D MODELING GOOGLE SKETHC-UP - ( PART.03)

Sebelum memulai penggunaan  menu drawing dan modify , ada baiknya untuk memudahkan kita pertama kalinya aturlah view/pandangan layar  saat memulai gambar. Yaitu  dengan menggunakan menu view seperti dibawah ini, biasanya lebih mudah jika menggunakan menu view-iso. Tetapi tidak selamanya akan memakai menu View-iso (perspektif) , jadi tergantung kebutuhan cara pandang kita saja.


Untuk memulainya kita awali dengan menu toolbar yang paling mudah yaitu toolbar  drawing dan toolbar modification. Untuk tampilan dari menu toolbarnya adalah sebagai berikut :


Keterangan dari penomoran tersebut adalah :

1.    Rectangle     : digunakan untuk membuat object kotak , bisa berupa bujur sangkar maupun persegi panjang.  Cara mempraktekannya sangat mudah sebagai berikut :
-    Klik menu rectangle ,  cari lokasi sebagai titik awal mulainya gambar .
-    Geser kursor sedikit saja ( ke atas atau kebawah , atau kesamping )
-    Jangan di enter dahulu , kemudian perhatikan di pojok kiri/kanan bagian bawah ,
-    Masukkan nilai angka yang diinginkan , disini yang saya gunakan memakai ukuran mm ( milimeter). - misal : 5000;7000
-    Ingat tanda pemisah dari angka tersebut. Untuk mengetahui tanda pemisah yang dipakai , saat anda menggeser kursor maka tanda tersebut bisa langsung di lihat , biasanya yang  dipakai :  (titik dua ) atau ; ( titik koma ). Hal ini tergantung settingan template nya.
-    Setelah memasukan angka sebagai sumbu x dan sumbu y , lalu tekan enter.
-    Oiya,  biasanya hasil gambarnya terlalu kecil atau terlalu besar, jangan panik..., anda klik saja menu zoom extents . 

Menu zoom ini  berfungsi untuk menampilkan gambar pas sesuai di layar monitor. Untuk mengecilkan/memperbesar tampilan gambar bisa juga menggunakan mouse yang tengahnya ada roda scrollingnya.




Tampilannya bisa dilihat di bawah ini :


2.    Line     : perintah ini di gunakan untuk membuat garis lurus yang membentuk suatu object tertutup maupun object/kurva terbuka. Line bisa digunakan untuk membuat atap rumah, dinding kamar tidur,bak mandi , toliet ,atau  bentuk denah rumah /ruangan , dan sebagainya.

Caranya : 
-    Mulailah dengan tampilan view-top dahulu dikarenakan anda mungkin belum terbiasa menggunakan view-iso. Tapi jika  anda masih penasaran , silahkan menggambar bentuk kotak yang berbeda menggunakan perintah Line tetapi dengan kondisi view-iso. 
-    Klik menu Drawing –Line
-    Klik di layar dan geser membentuk bujur sangkar, untuk membuat garis supaya tegak lurus/sejajar dengan garis di samping atau diatasnya , maka tekan tombol shift sambil menggeser kursor, jika sudah muncul tanda “from point” atau garis putus-putus artinya garis yang dibuat sudah sejajar dengan garis lainnya.



Wednesday, December 4, 2013

Cara memulai sketsa gambar 2D part modeling solidwork 2011 -Basic (Sesion 2)

Cara mendesign modeling 3D ( 3-dimensi) yang berupa modeling part, maka hal pertama yang dilakukan adalah membuat drawing sketsa 2D. Sebaiknya pahami betul perintah atau fungsi toolbar dari sketsa ini lebih mendalam. Karena dari toolbar yang ada dari sketch ini memiliki fungsi dan orientasi yang berbeda-beda. Tampilan menu toolbar dari sketch  adalah seperti dibawah ini :



Untuk mempraktekan proses sketching  adalah sebagai berikut :
 
-    Pertama kali aktifkan dahulu plane Sketch  ( Top , Front, Right plane ) , caranya pada area feature manager tree , klik top plane (No.1 di gambar )  , selanjutnya klik kanan mouse , lalu klik show ( No.2 di gambar). Lakukan hal sama untuk mengaktifkan front plane dan right plane.




-    Selanjutnya anda bisa memulai sketsa gambar 2D

Sebelum membentuk design pemodelan 3D tentunya diawali dengan sketsa 2D terlebih dahulu. Solidwork secara default telah menyediakan 3  buah plane yaitu Top, Front dan right plane. Plane ini nantinya akan di gunakan untuk menempatkan/menempelkan dari sketsa drawing 2D yang akan di buat ke bentuk 3 dimensi.

Adapun intisari dari perintah sketsa yanga akan digunakan diantaranya : Line, rectangle, Circle,Spline, Trim , extend, Polygon, Arc, text, point, elips, Plane, dan sebagainya. Di dalam solidwork sudah disediakan pesan status sketsa dalam 3 kategori yaitu:

1.    Under defined sketch
Menandakan bahwa sketsa yang terbentuk dilihat dari dimensi maupun relasi nya belum terpenuhi contrainnya. Ciri dari kasus diatas adalah bentuk dari sketsa berwarna biru. Perhatikan gambar di bawah ini, setelah dibuat sebuat lingkaran kemudian klik lingkaran itu sekali lagi maka status yang ditampilkan adalah under defined sketch. Dengan kondisi ini maka bentuk sketsa masih bisa di geser atau di pindah-pindah.






2.    Fully defined sketch
Menandakan bahwa sketsa yang sudah terbentuk telah terpenuhi constrainnya. Dengan keadaan ini maka gambar sketsa tersebut tidak bisa di geser atau di pindah karena sudah fix. Tetapi dengan kondisi fix tersebut , gambar sketsa masih bisa di lakukan pemotongan dengan trim atau perintah yang lainnya. Lihat gambar dibawah ini.




Cara membuat fully defined adalah :
1.    Klik sketsa yang sudah di buat ( no.1 di gambar).
2.    Klik Fix (no.2 di gambar diatas)
3.    Klik  contreng warna hijau .
4.    Maka hasilnya garis sketsa akan  ditandai warna hitam.

3.    Over defined sketch
Menandakan bahwa sketsa yang sudah dibuat ada yang crash. Biasanya pesan ini ditandai dengan warna garis merah dikarenakan salah memberikan perintah



Free Autocad Tutorisal  2D-3D basic & Exellent
 -  Cara menggambar 2dimensi dengan Autocad
 -  Cara-membuat-macam-dan-bentuk-garis di dalam autocad 2000 keatas
 -  Cara move dan copy gambar 2D/3D di autocad


Sunday, September 8, 2013

3D Modeling - Persiapan awal belajar google skecth-up (part-02)

Sebelum menginstall software google skecthup , mungkin perlu di cek dahulu apakah PC atau laptopnya sudah cukup mumpuni, spesifikasi komputernya minimal processor P4 keatas, mempunyai Ram 2gb, hardisk 40 GB(ruang kosong), VGA nya cukup 256Mb hal ini perlu diperhatikan supaya tidak berat ketika melakukan proses render menggunakan Vray. Untuk mengecek Spec komputer bisa di lakukan dengan mengetik dxdiag di menu run atau bisa juga di menu program , pilih mycomputer , lalu klik menu general.

Kita lanjutkan , setelah diinstall kemudian dijalankan maka tampilan awal google sketch-up masih terpasang toolbar seadanya ( standar ). Dengan kondisi seperti itu mungkin perlu dilengkapi dengan menu toolbar lainnya agar bisa membantu mempercepat mendesain suatu model 3Dimensi. Berbeda dengan Autocad , di autocad tersedia menu command line yang memungkinkan menggunakan shortcut. 

Gambar dibawah ini adalah interface google sketch-up 
yang sudah ada tambahan menu toolbar lainnya.




Tampilan gambarnya di menu V-ray  bisa dilihat seperti di bawah ini :



 Oke, selanjutnya nanti akan belajar mengenai fungsi masing-masing menu toolbar di Google Skethc-up pro.8

to be continue--->


Link relation :


Wednesday, September 4, 2013

TUTORIAL 3D MODELING GOOGLE SKETHC-UP - ( PART.01)

Jujur nih , pertama kali aku mengenal software design  3Dimensi  Google sketch-up oleh temenku, aku sempat kurang tertarik.

 Mengapa  demikian ..? 

Ceritanya begini .sekitar tahun 2003 , sebelumnya sudah mengenal  software yang namanya 3DSMax ( saat itu masih 3DSMax.4 ).  Ada pepatah “ Tak kenal maka tak sayang  “...hehehehhe.  Lewat beberapa tahun kemudian mulai lah aku kenal dengan google sketcup yang kebetulan saat itu temenku itu memang  suka jalan-jalan dan mampir ke toko software , nah usut punya cerita dia tidak  sengaja matanya  tertuju pada CD  Google Sketchup yang lagi nampang di rak bagian depan. Singkat cerita setelah dilihat cover dan isinya ,gak  pakai lama temenku mampir ke kasir dan langsung bawa bungkusan CD google Sketcup nya . Nah pas di tempat kerja ditawarin lah aku sama temenku.  Mungkin karena aku lagi  gak mood , aku cuekin aja . Ee... pas pulang kerja aku kok jadi mikir kenapa ga di coba dipelajari ya..?  oke..singkat cerita sejak itu aku mulai jatuh cinta sama google sketchup sampai sekarang.  Kenapa coba..? ternyata Google Sketchup itu mudah banget dipelajari  dan hasil  render sangat keren dan mendekati realistik. pokoknya buat yang hoby design perlu mencoba software ini. Tidak ada ruginya kalo mau mencoba kok.

Oiya ...memang sih software  ini cocok banget buat yang suka dan hobi sama desin interior/ekterior.  Jadi bagi yang ingin  mendesign 3D modeling Automotif atau 3D karakter modeling ( bentuk orang ) memakai software google sketcup saya rasa kurang pas dan pastinya akan menemui kesulitan. Bisa juga sih , hanya saja  mungkin perlu  pihak ketiga  sebagai plugin tambahan untuk di install .

Oke, dibawah ini ada beberapa hasil render memakai Google Sketc-up 
yang pernah dibuat menggunakan Vray dengan  settingan default - Global Switch On





Gambar dibawah hasil render menggunakan Vray Lighting Standar


Setelah mencoba render memakai software google sketchup, wah.... hasil memang oke  dan cukup memuaskan. Kalau dibandingkan dengan  render menggunakan 3dsmax hasilnya masih sepadan. Settingan render Vray di skethcup begitu mudah dan simple. Mungkin bagi yang sudah pernah mencoba render menggunakan 3Ds max akan merasakan banyak perbedaan jika di bandingkan dengan google sketcup ini. Silahkan di coba deh kalo belum percaya..? Oke..

Bisa dibilang untuk belajar design 3D Modeling  arsitektur  memakai  software Google Sketch-Up itu gak perlu sampai berbulan-bulan.  Waktu itu untuk bisa membuat bangunan sebuah rumah dan isinya seperti ranjang , lemari, kursi dan lainnya.. waktu itu  hanya perlu waktu  cukup 1 hari dan hasil sudah bisa di lihat. Pasti  Gak percaya ..? kok bisa sieh...masalahnya  untuk  acessories interior/ekterior dengan modelnya standar  bisa didownload dari google skectup itu sendiri.  Gampang kan..? 

Yah itu mungkin sebagian dari kemudahan yang disediakan  software ini. ..

.---> To be Continued ..

Search Popular

Free 3D Model, Free tutorial 3D, belajar autocad basic dan exellent, surface modeling , 3dsmax, solid edge, solid work, jasa render, privat/kursus autocad tangerang, kontraktor rumah dan kolam renang, 3d lanscape